Galeri Rumah BUMN Jambi 1
Galeri Rumah BUMN Jambi 2
Galeri Rumah BUMN Jambi 3
Galeri Rumah BUMN Jambi 4

Sekilas Rumah BUMN Jambi

Rumah BUMN Jambi hadir sebagai wujud nyata kolaborasi dan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendampingi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jambi. Diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan didukung penuh oleh PT PLN (Persero) beserta BUMN lainnya, kami menjadi wadah edukasi, fasilitasi, dan digitalisasi agar produk lokal Jambi siap bersaing di pasar nasional maupun global.

UMKM Unggulan

Kenali produk-produk unggulan dari UMKM binaan Rumah BUMN Jambi.

Rumah jambe Craft

Rumah jambe

Rumah jambee adalah sebuah usaha pemanfaatan limbah yang berdedikasi untuk memberikan solusi ramah lingkungan melalui pemanfaatan pelepah pinang betara. Dengan mengolah bahan alami ini, kami menghasilkan wadah makanan berupa piring dan mangkuk yang tidak hanya fungsional tetapi juga berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai limbah plastik, Rumahjambee hadir sebagai jawaban untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Rumahjambee bangga dapat berkontribusi pada perekonomian lokal sekaligus membawa perubahan positif dalam gaya hidup masyarakat. Produk utama kami meliputi berbagai macam wadah makanan yang terbuat dari pelepah pinang betara, seperti piring dan mangkuk. Produk-produk ini tidak hanya dirancang untuk sekali pakai, tetapi juga memiliki kekuatan dan daya tahan yang cukup untuk penggunaan sehari-hari. Setiap produk kami melewati proses produksi yang teliti untuk memastikan kualitas dan keamanan bagi konsumen. Produk kami terbuat dari bahan alami yang dapat terurai secara hayati, sehingga tidak menambah beban limbah plastik di lingkungan.

Lihat Profil
Blimey Kito Fashion

Blimey Kito

PT. Karya Blimey Indonesia with the brand name Blimèy Kitõ as an Indonesian local brand based in Jambi, does professional handicraft handmade for each product, upholds sustainability concept management in its process through verified wasted management system. We combine Wastra Indonesia especially Batik Jambi, also potential local resources with modern textile in Eclectic style to produce handmade products such as home decors, accessories, souvenirs, fashion products, customized orders, etc. Our Commitment : Take Ethnic Decorations To The Next Level Consistently empowering Batik Jambi artisans, disabilities, collaborate with goverment intituitions & creative / fashion community for actively contribute have a social & creative economic great impact especially in Jambi. Blimey Kito’s product bring the positive energy from the phylosophy Batik Jambi motive in each product & through the professional handmade proccess with love from our artisan / crafter. We do green culture management for support our commitment in Suistainability business , wisely choose the material and responsible to reduce the textile waste from the rest of fabric /textile become a functional / artistic upscale product innovation. Preserving culture, WOW Together with Blimey Kito!

Lihat Profil
Adila Snack Makanan dan Minuman

Adila Snack

ADILA SNACK adalah umkm di bidang makanan ringan dengan beberapa produk diantaranya keripik bawang, ciput homemade makaroni, aneka stik dan pempek

Lihat Profil
Ars Snack Makanan dan Minuman

Ars Snack

Ars Snack merupakan Umkm yang bergerak dibidang aneka makanan ringan (keripik), Usaha ini memproduksi berbagai jenis keripik/ snack yang bahan baku nya menggunakan bahan baku alami dan mengambil bahan baku dari petani sekitar lokasi usaha. Produk-produk Ars sudah memasukin swalayan, retail modern, dan beberapa indomaret dipulau sumatera.

Lihat Profil

Kisah Sukses UMKM

Inspirasi nyata dari UMKM binaan Rumah BUMN Jambi yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya.

"Sejak bergabung dengan Rumah BUMN Jambi, penjualan kopi saya meningkat signifikan. Pelatihan digital marketing sangat membantu kami menjangkau pasar di luar Sumatera."

B

Budi Santoso

Kopi Robusta Kerinci

"Fasilitasi desain kemasan dari Rumah BUMN membuat produk batik kami terlihat jauh lebih mahal dan eksklusif. Terima kasih atas bimbingannya yang luar biasa."

S

Siti Aminah

Batik Tulis Seberang

"Berkat Rumah BUMN Jambi, produk kerajinan anyaman resam kami sekarang bisa dipasarkan ke berbagai pameran nasional. Sangat bangga menjadi bagian dari UMKM binaan."

H

Hendra Wijaya

Kerajinan Resam Makmur

Informasi & Kegiatan Terbaru

Ikuti update terbaru dari berbagai kegiatan, pelatihan, pameran, serta artikel edukasi UMKM.

Mengenal Bahasa Isyarat, Rumah BUMN Jambi Dorong Ruang Komunikasi yang Lebih Inklusif Kegiatan

06 Oktober 2026

Mengenal Bahasa Isyarat, Rumah BUMN Jambi Dorong Ruang Komunikasi yang Lebih Inklusif

Jambi – Membangun lingkungan yang inklusif dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan memahami cara berkomunikasi yang beragam. Semangat inilah yang turut dibawa Rumah BUMN Jambi dalam mendukung Pekan Hari Tuli dan Bahasa Isyarat Internasional 2026.Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat mengenal bahasa isyarat sekaligus memahami pentingnya komunikasi yang dapat diakses oleh semua orang. Kehadiran kegiatan yang melibatkan teman Tuli juga membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara masyarakat dan komunitas Tuli.Bahasa Isyarat Membuka Ruang KomunikasiBahasa menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antarmanusia. Bagi teman Tuli, bahasa isyarat menjadi salah satu cara utama untuk berkomunikasi dan menyampaikan gagasan.Melalui kegiatan seperti Kuis Bahasa Isyarat, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengenal bahasa isyarat dengan cara yang lebih ringan dan interaktif. Kegiatan ini juga dapat menghilangkan jarak dan membangun keberanian untuk berkomunikasi secara langsung.Mengenal beberapa bahasa isyarat sederhana dapat menjadi langkah awal. Dari sana, masyarakat dapat semakin memahami kebutuhan komunikasi teman Tuli dalam kehidupan sehari-hari.Inklusivitas Dimulai dari PemahamanLingkungan yang inklusif tidak hanya dibangun melalui fasilitas. Pemahaman dan sikap terbuka juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang nyaman bagi semua orang.Rumah BUMN Jambi melihat edukasi tentang bahasa isyarat sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian tersebut. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik, kesempatan untuk berinteraksi dan berkolaborasi juga semakin terbuka.Semangat inklusivitas juga sejalan dengan upaya Rumah BUMN Jambi dalam membuka ruang bagi berbagai kelompok masyarakat untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi.Membangun Kesempatan yang SetaraSetiap orang memiliki potensi untuk berkontribusi. Perbedaan dalam cara berkomunikasi tidak seharusnya membatasi kesempatan seseorang untuk berkembang dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan.Melalui dukungan terhadap Pekan Hari Tuli dan Bahasa Isyarat Internasional 2026, Rumah BUMN Jambi ingin turut mendorong terciptanya lingkungan yang lebih terbuka dan setara.Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung. Pemahaman tentang bahasa isyarat dapat terus dibawa ke ruang publik, lingkungan kerja, komunitas, hingga kehidupan sehari-hari.Dengan semakin banyak masyarakat yang mengenal bahasa isyarat, semakin besar pula peluang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka.Karena inklusivitas dimulai ketika kita mau memahami, mau berkomunikasi, dan mau membuka ruang bagi semua untuk berkontribusi. 💙

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf Kegiatan

28 Agustus 2026

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

JAMBI – Sungai Batanghari tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah Jambi. Jejaknya juga melekat pada perkembangan budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.Semangat tersebut hadir dalam Festival Batang Hari 2026 yang mengangkat tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari”. Festival berlangsung pada 14–22 Agustus 2026 di Taman Mini Melayu, Eks Arena MTQ Jambi, Kota Jambi.Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan sejarah, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, hiburan, dan produk lokal. Salah satu ruang yang turut menjadi perhatian adalah Kampung Ekraf, yang menghadirkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari Jambi.Rumah BUMN Jambi Dukung Kampung EkrafDalam Festival Batang Hari 2026, Rumah BUMN Jambi hadir sebagai sponsor dalam kegiatan Kampung Ekraf. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong promosi dan pemasaran produk lokal.Sebanyak 20 pelaku UMK ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung festival.Kehadiran pelaku UMK membuat Kampung Ekraf tidak hanya menjadi ruang pamer. Area tersebut juga menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan calon konsumen.Pengunjung dapat melihat berbagai produk lokal sekaligus mengenal kreativitas yang berkembang di tengah pelaku usaha Jambi.Menghidupkan Kembali Jejak Perdagangan RempahTema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari” membawa pengunjung untuk mengenal kembali peran Sungai Batanghari dalam perjalanan sejarah Jambi.Pada masa lalu, sungai menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat. Perdagangan rempah turut membentuk hubungan ekonomi dan budaya yang berkembang di sepanjang wilayah Batanghari.Festival ini kemudian mengemas cerita tersebut dalam bentuk kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini. Sejarah dan budaya berpadu dengan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif lokal.Pendekatan tersebut membuat Festival Batang Hari 2026 tidak hanya menjadi kegiatan hiburan. Festival juga menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan potensi daerah.UMK Jambi Mendapat Ruang PromosiPartisipasi 20 pelaku UMK menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif pada festival ini.Ruang promosi secara langsung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Interaksi tersebut juga membantu pelaku UMK memahami respons konsumen terhadap produk mereka.Bagi UMK, bertemu langsung dengan konsumen memiliki nilai lebih. Pelaku usaha dapat menerima masukan, memperkenalkan keunggulan produk, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan baru.Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.Festival yang Menggabungkan Budaya dan Ekonomi KreatifFestival Batang Hari 2026 berlangsung meriah dengan berbagai unsur yang saling melengkapi. Masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga hiburan dalam satu rangkaian acara.Kehadiran UMK di Kampung Ekraf memperkuat hubungan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.Produk UMKM menjadi bagian dari cerita daerah. Di sisi lain, budaya dan pariwisata memberikan ruang baru bagi produk lokal untuk dikenal dan dipasarkan.Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, UMKM, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan festival.Dorong Produk Lokal Jambi Semakin DikenalRumah BUMN Jambi terus mendukung berbagai ruang yang dapat membantu UMK meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.Dukungan terhadap Kampung Ekraf dalam Festival Batang Hari 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat.Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMK tidak hanya memperoleh ruang untuk berjualan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkenalkan identitas produknya.Festival Batang Hari 2026 diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan sejarah, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Semangat tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk lokal Jambi untuk semakin dikenal.Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal, UMK Jambi diharapkan mampu terus berinovasi, memperluas pasar, dan semakin #NaikKelas.

Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood Kegiatan

20 Agustus 2026

Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood

JAMBI – Pedagang pasar tradisional di Kota Jambi mulai didorong untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui pemanfaatan platform layanan pesan-antar makanan yang dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen di luar pasar.Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan “Optimalisasi GoFood sebagai Sarana Pemasaran untuk Memperluas Pasar dan Meningkatkan Penjualan UMK” yang digelar Rumah BUMN Jambi bersama Paguyuban Pasar Sekota Jambi pada Rabu, 19 Agustus 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rumah BUMN Jambi ini diikuti puluhan pelaku usaha serta perwakilan pengurus pasar dari sejumlah wilayah di Kota Jambi.Pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk mengenal lebih jauh strategi pemasaran digital dan cara memanfaatkan GoFood sebagai salah satu kanal penjualan.Dari Pasar Tradisional ke Pasar DigitalSelama ini, aktivitas perdagangan di pasar tradisional masih banyak bergantung pada konsumen yang datang secara langsung. Perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan konsumen membuat pelaku usaha perlu memiliki alternatif pemasaran yang lebih luas.Melalui digitalisasi, pedagang dapat memperkenalkan produk kepada konsumen secara online. Hal ini membuka peluang bagi usaha yang sebelumnya hanya dikenal oleh pelanggan di sekitar pasar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.Pelatihan yang digelar Rumah BUMN Jambi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang praktis dan mudah diterapkan oleh pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.Peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan GoFood untuk mendukung pemasaran, meningkatkan visibilitas usaha, mengelola pesanan, serta memanfaatkan berbagai fitur dan program yang tersedia.GoFood Berikan Strategi Praktis untuk Pelaku UsahaSebagai narasumber, Alfian Zainul Akbar, S.E., M.B.A., Manager Operational & Merchant Experience GoFood, membagikan berbagai strategi yang dapat digunakan pelaku usaha untuk mengoptimalkan kehadiran bisnisnya di platform digital.Peserta tidak hanya diperkenalkan pada fungsi GoFood sebagai layanan pesan-antar, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan toko digital agar dapat memberikan pengalaman yang baik kepada pelanggan.Mulai dari meningkatkan daya tarik tampilan usaha, mengelola pesanan dengan cepat, hingga memanfaatkan program promosi menjadi bagian dari materi yang disampaikan dalam pelatihan.Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pedagang lebih percaya diri dalam mengelola usaha secara digital.Pedagang Pasar Perlu Beradaptasi dengan TeknologiPerwakilan Paguyuban Pasar Aurduri, Rudi Irawan, S.H., menyambut positif pelatihan yang memperkenalkan pemasaran digital kepada para pedagang pasar.Menurut Rudi, edukasi mengenai teknologi menjadi penting karena masih terdapat pedagang pasar yang belum terbiasa menggunakan platform digital, terutama mereka yang sudah berusia lanjut.“Gebrakan seperti ini sangat membantu para pedagang untuk lebih melek terhadap teknologi. Apalagi, sebagian besar pedagang di pasar merupakan kalangan yang sudah berusia lanjut,” ungkap Rudi.Ia menilai perubahan pola konsumsi masyarakat membuat pedagang perlu ikut beradaptasi. Menurutnya, berjualan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke pasar.Dengan adanya layanan penjualan dan pemesanan secara digital, konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan produk tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.“Sekarang pedagang harus mulai mengikuti perkembangan zaman. Kalau sebelumnya hanya menunggu pembeli datang, sekarang produk juga harus diperkenalkan melalui kanal online,” ujarnya.Rumah BUMN Jambi Perkuat Digitalisasi UMKPelatihan GoFood ini menjadi salah satu upaya Rumah BUMN Jambi dalam mendorong pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan di bidang pemasaran digital.Digitalisasi diharapkan tidak hanya menjadi tren, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas usaha sehingga memberikan manfaat bagi pelaku UMK.Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam memperluas akses pengetahuan dan pendampingan bagi pelaku usaha di Kota Jambi.Rumah BUMN Jambi berharap semakin banyak pelaku UMK, termasuk pedagang pasar tradisional, yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.Dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, UMK Jambi diharapkan semakin siap menghadapi persaingan di era ekonomi digital dan terus #NaikKelas.