Tak Sekadar Konten, UMKM Jambi Pelajari Cara Mengubah Iklan Menjadi Penjualan

Kamis, 21 Mei 2026 58 Dilihat
Tak Sekadar Konten, UMKM Jambi Pelajari Cara Mengubah Iklan Menjadi Penjualan

JAMBI – Banyak pelaku UMKM telah aktif mempromosikan produknya di media sosial, namun tidak sedikit yang masih kesulitan mengubah promosi menjadi penjualan yang konsisten. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman mengenai strategi periklanan digital yang tepat sasaran.

Menjawab tantangan tersebut, Rumah BUMN Jambi kembali menghadirkan program pengembangan kapasitas UMKM melalui pelatihan "AI Marketing PlayBook: Iklan" yang diselenggarakan pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sembilan pelaku UMKM yang ingin meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan iklan digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Pelatihan menghadirkan Ajeng Intan sebagai narasumber yang membagikan berbagai strategi praktis mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia digital advertising. Peserta tidak hanya mempelajari teori periklanan, tetapi juga diajak memahami bagaimana iklan digital dapat menjadi salah satu mesin pertumbuhan bisnis apabila dijalankan dengan strategi yang tepat.

Mengenal Google Ads, TikTok Ads, dan Meta Ads

Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform periklanan digital yang saat ini banyak digunakan oleh pelaku usaha, mulai dari Google Ads, TikTok Ads, hingga Meta Ads yang mencakup Facebook dan Instagram.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik masing-masing platform, keunggulan yang ditawarkan, serta cara menentukan media iklan yang paling sesuai dengan target pasar dan jenis usaha yang dijalankan.

Materi ini menjadi penting karena setiap platform memiliki perilaku pengguna dan tujuan pemasaran yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, pelaku UMKM dapat mengalokasikan anggaran promosi secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Belajar Menyusun Iklan dengan Bantuan Artificial Intelligence

Selain mempelajari platform periklanan, peserta juga dibekali keterampilan memanfaatkan AI untuk mendukung proses pembuatan iklan. Mulai dari menyusun caption promosi, menghasilkan ide konten, membuat pesan pemasaran yang lebih menarik, hingga menyusun materi promosi yang relevan dengan kebutuhan target konsumen.

Pemanfaatan teknologi AI dinilai mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas dalam membuat konten pemasaran sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan dalam strategi promosi digital.

Mengupas Strategi Brand Sukses Melalui Iklan Digital

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai studi kasus berbagai brand yang berhasil berkembang melalui strategi iklan digital. Peserta diajak melihat bagaimana merek-merek sukses memanfaatkan digital advertising untuk membangun kesadaran merek, menjangkau pelanggan baru, dan meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.

Melalui studi kasus tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik yang dapat diterapkan pada bisnis mereka masing-masing sesuai dengan skala usaha dan target pasar yang dimiliki.

Rumah BUMN Jambi Dorong UMKM Adaptif di Era Digital

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tantangan pemasaran yang mereka hadapi, mulai dari menentukan target pasar hingga mengoptimalkan anggaran iklan agar memberikan hasil yang maksimal.

Melalui kegiatan AI Marketing PlayBook: Iklan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Dengan pemahaman mengenai strategi periklanan modern, penggunaan AI, serta pemanfaatan platform iklan digital yang tepat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan jangkauan promosi, menarik lebih banyak pelanggan, dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Rumah BUMN Jambi dalam mendukung transformasi digital UMKM agar semakin kompetitif dan siap berkembang di tengah pesatnya perubahan lanskap bisnis digital.